Ketemu Blog ini dari google ya?
Jika anda menemukan blog ini dari google, tolong bantu saya mengklik tombol google plus diatas. Google+ itu bukan social network biasa. Setiap klik bisa memperbaiki ranking halaman yang anda vote berdasarkan kata kunci yang mengantarkan anda ke blog tersebut. Terimakasih banyak.

Senin, 23 Desember 2013

Perbedaan Berat dan Massa

Aldi Eka Wahyu Widianto | 11.37 | |

Assalamualaikum wr.wb. Setelah sekian lama tidak posting, kali ini saya akan posting tentang perbedaan berat dan massa (fisika). Baiklah, silahkan disimak.

Banyak orang yang salah mengenai berat dan massa. Penggunaan istilah massa sering tertukar dengan istilah berat. Misalnya orang mengatakan berat sekantong gula 1 kg, berat sekarung beras 25 kg, padahal yang dimaksud adalah massa sekantong gula 1 kg, dan massa sekarung padi 25 kg.

Berat diukur dengan neraca pegas, misalnya berat sekantong telur 1 x 9,8 N sedangkan berat sekarung beras 25 x 9,8 N. Lho mengapa kok dikalikan dengan 9,8? Karena gravitasi di bumi sekitar 9,8 m/s2. Berdasarkan rumus  w = mg” / “berat = massa dikali percepatan gravitasi”, dapat dikatakan bahwa berat benda adalah berbeda-beda tergantung percepatan gravitasinya. Misal, berat benda di bumi berbeda dengan berat benda di bulan karena percepatan gravitasi di bumi (sekitar 9,8 m/s2) berbeda dengan percepatan gravitasi di bulan (sekitar 1,5 m/s2). Dari sini dapat diambil hubungan antara berat dan gravitasi, yaitu berbanding lurus. Pengaruhya adalah semakin besar gravitasi, semakin pula nilai beratnya (massa sama).

Berat berbeda dengan massa. Berat dapat berubah-ubah sedangkan massa tidak. Massa adalah ukuran banyaknya materi yang dikandung oleh suatu benda. Oleh karena itu, sekali lagi massa benda selalu sama di mana pun benda tersebut diletakkan karena banyaknya materi yang terkandung di dalam benda tidak akan berubah meskipun benda dibawa ke tempat yang berbeda gravitasinya. Jadi jika massa 25 kg beras dibawa ke Bulan, massa beras akan tetap, yaitu 25 kg.

Berat adalah gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda. Berat  merupakan hasil kali massa dan percepatan gravitasi (w = mg).

Kesimpulannya, massa benda selalu sama di berbagai tempat di alam semesta, tetapi berat benda di alam semesta berbeda-beda bergantung pada percepatan gravitasi di mana benda berada.
Sebagai tambahan.
  • Alat ukur berat adalah neraca pegas (dinamometer). 
  •  Berat dilambangkan dengan w, dari kata weight.
  • Satuan berat dalam SI adalah Newton (N). 
  • Benda-benda di bumi selalu jatuh ke Bumi karena adanya gaya gravitasi. Oleh karena itu, berat selalu memiliki arah tegak lurus terhadap permukaan bumi menuju pusat bumi.
  • Alat ukur massa adalah neraca.
  • Massa merupakan besaran skalar yang tidak memiliki arah. 
  • Satuan massa dalam SI adalah kilogram (kg).
Nah, dengan demikian berakhirlah postingan saya hari ini tentang perbedaan berat dan massa. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan ragu-ragu untuk mengirimkan komentar, kritik, dan saran. Terimakasih.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Diberdayakan oleh Blogger.