Ketemu Blog ini dari google ya?
Jika anda menemukan blog ini dari google, tolong bantu saya mengklik tombol google plus diatas. Google+ itu bukan social network biasa. Setiap klik bisa memperbaiki ranking halaman yang anda vote berdasarkan kata kunci yang mengantarkan anda ke blog tersebut. Terimakasih banyak.

Rabu, 28 November 2012

Cara Membuat Bullet Dan Numbering HTML

Aldi Eka Wahyu Widianto | 22.11 | 2 Comments so far
Assalamualaikum wr. wb. Pada kesempatan ini, saya akan membagikan tutorial mengenai cara membuat bullet dan numbering HTML.

Cara Membuat Bullet and Numbering di HTML pada BlogBullet and Numbering adalah salah satu fungsi yang bisa digunakan untuk bahasa HTML, biasanya digunakan pada blog dan website. Cara membuatnya cukup sederhana dan hanya perlu mengingat serta latihan dalam menggunakannya.



Berikut ini cara membuat Bllet dan Numbering di HTML pada website atau blog.

Cara Membuat Bullet
Kode HTML untuk bullet adalah UL, sehingga jika digunakan akan terlihat seperti ini:
<ul>
<li>Kalimat 1</li>
<li>Kalimat 2</li>
<li>Kalimat 3</li>
</ul>
Maka hasilnya akan terlihat seperti ini:
  • Kalimat 1
  • Kalimat 2
  • Kalimat 3
Untuk menambahkan kalimat 4,5 dst, cukup tambah <li>Kalimat dst</li>
Cara Membuat Numbering
Kode HTML untuk Numbering adalah OL, sehingga jika digunakan akan terlihat seperti ini:
<ol>
<li>Kalimat 1</li>
<li>Kalimat 2</li>
<li>Kalimat 3</li>
</ol>
Maka hasilnya akan terlihat seperti ini:
  1. Kalimat 1
  2. Kalimat 2
  3. Kalimat 3
Untuk menambahkan kalimat 4,5 dst, cukup tambah <li>Kalimat dst</li>

Untuk memulai angka selain angka 1, harus dengan menambahkan tag start pada OL contohnya:
<ol start="5">
<li>Kalimat 5</li>
<li>Kalimat 6</li>
<li>Kalimat 7</li>
</ol>
Maka hasilnya akan terlihat seperti ini:
  1. Kalimat 5
  2. Kalimat 6
  3. Kalimat 7
Sumber: http://www.klikdana.asia/2012/07/cara-membuat-bullet-and-numbering-di.html


Nah, sekian dari postingan mengenai cara membuat bullet dan numbering HTML. Mengenai tutorial tentang kode HTML memasukkan gambar insyaallah akan saya bahas pada postingan berikutnya.

Minggu, 25 November 2012

Memasukkan Gambar Menggunakan HTML

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.58 | Be the first to comment!
Memasukkan Gambar Dengan HTML.. Memang memasukkan gambar dapat juga tidak melalui HTML, tetapi, di dalam HTML kamu bisa mengatur dengan lebih leluasa seperti mengatur ukuran gambar, dll. Nah Sekarang saya akan membagi Cara Memasukkan Gambar Menggunakan HTML.


Berikut Ini kode Memasukkan Gambar Menggunakan HTML.

<img style="width: 100px; height: 120px;"src="URL GAMBAR ATAU FOTO">

Keterangan :
img style = kode untuk sebuah Gambar HTML
width     = Lebar dari Gambar yang akan sahabat masukan
height    = Tinggi dari Gambar yang akan sahabat masukan
src        = Pencarian lokasi Gambar atau Foto yang akan dimasukan

Selanjutnya ganti tulisan URL GAMBAR ATAU FOTO dengan url Gambar yang akan sahabat masukan, sebagai contoh sundaboy akan memasukan sebuah Foto Cewek Cantik.

<img style="
width: 239px; 
height: 320px;"  
src="http://2.bp.blogspot.com/-alaUyzK2454/T6-43YeoDZI/AAAAAAAAAgc/102F8aKqKaA/s1600/asni.png">

Hasilnya seperti dibawah ini :

Sahabat bisa mencari Gambar atau Foto dari internet maupun gambar atau foto kreasi sendiri.
Terimakasih Sudah membaca Cara Memasukkan Gambar Menggunakan HTML.

Rabu, 21 November 2012

Contoh Soal SPLDV Matematika

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.36 | | 3 Comments so far
Hy teman, berikut adalah soal SPLDV untuk latihan. SPLDV adalah Sistem Persamaan Linier dengan Dua Variabel, berbeda dengan SPLSV yang hanya memiliki satu variabel. Ini sebetulnya request teman, berhubung dia gk punya FB, jadi saya tulis di blog saja. Maaf singkat.


Download. Semoga bermanfaat.

Selasa, 20 November 2012

Niat-niat Shalat Rawatib

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.54 | Be the first to comment!





http://3.bp.blogspot.com/-9QKkKwklOqg/UAiifQzHlXI/AAAAAAAACdw/R3wg9WkgEik/s1600/Jadwal-Sholat-Abadi.jpg

Hy sobat blogger maupun google explorer, kali ini saya mau share tentang niat-niat shalat rawatib. Berhubung saya gk bisa nulis arab di blog, jadi saya cuma repost atau copas blog lain yang saya kira cukup lengkap dan bagus. Okelah, daripada banyak basa-basi mendingan langsung saja ke pokok bahasan.

Shalat rawatib ada 7 (ba'diyah maupun qabliyah)
a) 2 rakaat sebelum subuh, dan sunnahnya dikerjakan di rumah.
b) 2 rakaat sebelum zuhur, dan bisa juga 4 rakaat.
c) 2 rakaat setelah zuhur
d) 4 rakaat sebelum ashar
e) 2 rakaat setelah jumat.
f) 2 rakaat setelah maghrib, dan sunnahnya dikerjakan di rumah.
g) 2 rakaat setelah isya, dan sunnahnya dikerjakan di rumah.

NIAT SHALAT RAWATIB (Yang kekecilan bisa di zoom CTRL and +)
1. Niat shalat rawatib 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur :
أُصَلِّ سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sebelum dzuhur 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
2. Niat shalat rawatib 2 rakaat sesudah shalat Dzuhur :

أُصَلِّ سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sesudah dzuhur 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
3. Niat shalat rawatib 2 rakaat sebelum shalat Subuh :
أُصَلِّ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sesudah dzuhur 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
4. Niat shalat rawatib 2 rakaat sebelum shalat Ashar :
أُصَلِّ سُنَّةَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sebelum Ashar 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
5. Niat shalat rawatib 2 rakaat sesudah shalat Magharib:

أُصَلِّ سُنَّةَ المَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sesudah Magharib 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
6. Niat shalat rawatib 2 rakaat sebelum shalat Isya’ :
أُصَلِّ سُنَّةَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sebelum Isya’ 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.
7. Niat shalat rawatib 2 rakaat sesudah shalat Isya’ :

أُصَلِّ سُنَّةَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.
Artinya : “Saya niat shalat sunnat sesudah Isya’ 2 rakaat karena Allah. Allahu Akbar”.

Sumber: http://muhammadreligion.blogspot.com/2011/06/lapaz-niat-sholat-rawatib.html
Coba kunjungi blog sumbernya untuk download filenya.
Dan berterimakasihlah kepada penulis asli post ini. 

Pengertian Pasar Oligopoli

Aldi Eka Wahyu Widianto | 09.54 | Be the first to comment!
Pasar Oligopoli merupakan salah satu jenis dari pasar persaingan tidak sempurna. Dimana pasar Oligopoli merupakan pasar yang hanya terdapat beberapa perusahaan atau penjual yang memproduksi barang sejenis. Dalam pasar Oligopoli, setiap perusahaan yang ada di dalamnya selalu bersaing. Persaingannya bisa berupa persaingan harga atau persaingan produk. Untuk persaingan harga, biasanya mereka akan menawarkan harga serendah mungkin atau bahkan memberikan potongan haga maupun hadiah supaya para konsumen tertarik untuk membeli produk meeka.

Istilah Oligopoli berasal dari bahasa Yunani, yaitu: Oligos Polein  yang berarti: yang menjual sedikit. Hal ini disebabkan karena jumlah penjual dalam jenis pasar Oligopoli memang tidak terlalu banyak. Paling tidak terdapat antara 10-15 penjual. Bahkan ada yang benar-benar hanya terdiri dari 2 penjual yang disebut dengan pasar duopoli. Melihat sedikitnya jumlah penjual pada pasar Oligopoli, persaingan yang terjadi di dalamnya sangatlah ketat. Sebuah perusahaan dalam pasar oligopoli akan langsung melakukan reaksi bila perusahaan pesaingnya melakukan tindakan yang mempengaruhi pasar.

Istilah perang harga barangkali merupakan suatu hal yang biasa pada pasar oligopoli ini. Adanya resiko yang cukup besar bila melakukan perang harga membuat beberaa perusahaan memutuskan untuk melakukan kerjasama dalam penentuan harga. Sikap cooperatif dalam menentukan harga ini akhirnya menggiring persaingan diantara mereka dalam bentuk lain, yaitu persaingan non harga (non price competition). Inilah yang mendasari dibedakannya bentuk pasar Oligopoli menjadi Oligopoli ketat dan Ologopoli longgar. 

Dari sejumlah keterangan diatas, dapat disimpulkan bahwa karakteristik bentuk pasar Oligopoli adalah sebagai berikut:
  • Hanya terdapat sedikit penjual di pasar. Sehingga keputusan seorang penjual akan mempengaruhi penjual yang lain. Efek reaksi tersebut pada gilirannya akan menimbulkan reaksi balasan bagi pesaing - pesaingnya.
  • Produk-produk dari perusahaan di pasar Oligopoli ini dapat distandarisasikan. Industri ini umunya dijumpai pada industri yang menghasilakn bahan=bahan mentah, seperti industri baja dan aluminium.
  • Terdapat pembedaan produk/corak. Semakin besar tingkat diferensiasi produk maka produsen semakin tidak tergantung pada aktivitas perusahaan - perusahaan lainnya.
  • Memungkinkan perusahaan lain untuk masuk ke pasar, namun prosesnya tidak mudah karena biasanya perusahaan besar memiliki skala ekonomis yang besar dalam melakukan kegiatan produksinya.
  • Promosi iklan sangat diperlukan untuk persaingan. Dengan adanya iklan diharapkan akan menciptakan pembeli baru, namun yang terpenting adalah mempertahankan pembeli lama.   

Sekian artikel kali ini tentang pengertian, arti, dan makalah pasar ologopoli.
  Web Sumber: http://carapedia.com/pasar_oligopoli_info1999.html

Jumat, 16 November 2012

Komponen-komponen Browser

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.04 | | Be the first to comment!
Seperti yang sudah kita ketahui browser adalah alat atau software untuk browsing. Di dalam browser terdapat komponen-komponen browser atau tombol fungsi untuk menjalankannya. Karena terdapat banyak sekali browser, maka saya akan menuliskan komponen standard sebuah browser. Oke, langsung saja disimak.

a. Title Bar
Merupakan judul dari halaman web yang sedang dibuka. Tittle bar ini berada pada garis paling atas dari jendela browser.

b. Menu Bar
Berisi menu-menu utama browser. Misalnya, menu File, Edit, View, dan menu lainnya. Didalam menu-menu tersebut terdapat beberapa submenu yang lain.

c. Toolbar
Merupakan tombol-tombol standar yang sering digunakan pada saat browsing dansebagai jalan pintas (shortcut) untuk menu-menu yang ada dalam bentuk button.

d. Address Bar
Berfungsi untuk menunjukkan atau menuliskan alamat situs halaman web yang ingin ditampilkan.

e. Workspace
Merupakan ruang untuk menampilkan informasi dari halaman yang sedang kita kunjungi. Pada bagian ini juga terdapat tempat untuk melakukan scrolling (menggeser atau menggulung) halaman.

f. Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan situs dari situs web yang kita buka. Tulisan yang
terdapat pada status bar dapat berubah kondisi.

Bagian-bagian pada Toolbar.
1. Back       : untuk kembali ke halaman web sebelumnya
2. Forward  : untuk maju ke halaman web berikutnya
3. Stop        : untuk menghentikan proses download situs web
4. Refresh    : untuk menampilkan kembali halaman web
5. Home      : untuk kembali ke halaman pertama
6. Search     : untuk mencari web atau data tertentu pada internet
7. Favorites  : untuk menyimpan halaman web yang sering dikunjungi
8. History     : untuk menampilkan kembali daftar web yang pernah dikunjungi
9. Mail         : untuk mengirim atau mebaca e-mail
10.Print        : untuk mencetak halaman web yang di inginkan

Sekian postingan kali ini mengenai komponen-komponen pada browser.  Semoga bermanfaat.

Hukum-hukum Newton

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.01 | Be the first to comment!
Hukum Newton I
Hukum Newton I juga dikenal dengan hukum kelembaman (Inersia)
Hukum Newton I menjelaskan bahwa: Benda akan selalu mempertahankan kedudukannya selama  tidak      ada resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut. Benda diam akan terus diam dan benda bergerak akan terus bergerak.

Hukum Newton II
Hukum Newton II berbunyi: Percepatan yang ditimbulkan oleh gaya yang bekerja pada benda berbanding lurus dengan besar gayanya dan berbanding terbalik dengan massa benda.

Rumus:
F = m.a
a = F/m
m = F/a
Keterangan:
F adalah jumlah gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda
m adalah massa benda (kg)
a adalah percepatan benda (acceleration)
Misal: Jika percepatan benda 24 m/s^2 (24 m/s kuadarat) dengan massa benda 0,5 kg, maka berapa gaya yang diterima?
F = m.a
F = 24.0,5
F = 12N

Hukum Newton III
Hukum Newton III menjelaskan bahwa: Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda kedua maka benda kedua tersebut mengerjakan juga gaya pada benda pertama, yang besar gayanya = gaya yang diterima tetapi berlawanan arah. Perlu diperhatikan bahwa kedua gaya tersebut harus bekerja pada dua benda yang berlainan.
F aksi = -F reaksi (F aksi samadengan negatif F reaksi)
Misal Jika suatu benda mendapatkan gaya aksi sebesar 6N, maka benda tersebut mendapatkan gaya reaksi sebesar -6N (negatif 6N)

Mohon Maaf Jika Posting Ini Tidak Lengkap

Senin, 12 November 2012

Hukum Newton 1,2,3

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.06 | Be the first to comment!
Hukum Newton I
Hukum Newton I juga dikenal dengan hukum kelembaman (Inersia)
Hukum Newton I menjelaskan bahwa: Benda akan selalu mempertahankan kedudukannya selama  tidak      ada resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut. Benda diam akan terus diam dan benda bergerak akan terus bergerak.

Hukum Newton II
Hukum Newton II berbunyi: Percepatan yang ditimbulkan oleh gaya yang bekerja pada benda berbanding lurus dengan besar gayanya dan berbanding terbalik dengan massa benda.

Rumus:
F = m.a
a = F/m
m = F/a
Keterangan:
F adalah jumlah gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda
m adalah massa benda (kg)
a adalah percepatan benda (acceleration)
Misal: Jika percepatan benda 24 m/s^2 (24 m/s kuadarat) dengan massa benda 0,5 kg, maka berapa gaya yang diterima?
F = m.a
F = 24.0,5
F = 12N

Hukum Newton III
Hukum Newton III menjelaskan bahwa: Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda kedua maka benda kedua tersebut mengerjakan juga gaya pada benda pertama, yang besar gayanya = gaya yang diterima tetapi berlawanan arah. Perlu diperhatikan bahwa kedua gaya tersebut harus bekerja pada dua benda yang berlainan.
F aksi = -F reaksi (F aksi samadengan negatif F reaksi)
Misal Jika suatu benda mendapatkan gaya aksi sebesar 6N, maka benda tersebut mendapatkan gaya reaksi sebesar -6N (negatif 6N)

Mohon Maaf Jika Posting Ini Tidak Lengkap

Minggu, 04 November 2012

Pengertian Browsing Dan Browser

Aldi Eka Wahyu Widianto | 20.28 | | Be the first to comment!


Bagi para pengguna internet, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah browsing dan browser. Tetapi jika anda baru menggunakan internet, maka sebaiknya lanjutkan membaca tentang browsing dan browser.

Nah, sebenarnya untuk mencari dan bisa membaca artikel ini, anda baru saja melakukan kegiatan browsing. Tetapi apa sih sebenarnya arti browsing itu?  

Browsing adalah kegiatan menjelajahi internet. Membuka, mencari, atau kegiatan apapun yang berkaitan dan menggunakan internet disebut browsing. Tentunya, anda akan menggunakan sebuah alat untuk kegiatan browsing ini bukan? Ya, alat itulah yang disebut browser.

Jadi, secara sederhana browser dapat diartikan alat untuk menjelajahi internet. Atau disederhanakan lagi menjadi alat atau media untuk (kegiatan) browsing.

Didalam browser, ada komponen-komponen atau tombol-tombol yang memiliki fungsi tertentu. Mengenai komponen browser, dapat anda simak disini.

Sekian dari saya, karena hanya itu yang dapat saya tulis. Terimakasih telah berkunjung. Dan jika ada kritik, saran, komplain, ataupun keluhan, curahkan saja pada kotak komentar dibawah. Terimakasih.

Sabtu, 03 November 2012

Apa itu Grafologi? Pengertian Grafologi

Aldi Eka Wahyu Widianto | 13.14 | Be the first to comment!
Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Teknik untuk mengetahui kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya dikenal dengan istilah Grafologi.

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.

Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.

Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
  • Arah kemiringan huruf
    • Ke kanan = ekspresif, emosional
    • Tegak = menahan diri, emosi sedang
    • Ke kiri = menutup diri
    • Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
    • Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
  • Bentuk umum huruf-huruf
    • Bulat atau melingkar = alami, easygoing
    • Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
    • Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
    • Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
  • Huruf-huruf bersambung atau tidak
    • Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
    • Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
    • Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
  • Spasi antar kata
    • Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
    • Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
  • Jarak vertikal antar baris tulisan
    • Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
    • Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
    • Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
  • Interpretasi huruf ‘t’
    • Letak palang (-) pada kail ‘t’
      • Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
      • Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
      • Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
    • Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
    • Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
      • Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
      • Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
      • Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
  • Arah tulisan pada kertas
    • Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
    • Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
    • Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
  • Tekanan saat menulis
    • Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
  • Ukuran huruf
    • Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
  • Sedikit tentang huruf “O”
    • Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
    • Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.
     
Sumber: http://idiotnesia.com/2010/08/01/membaca-kepribadian-seseorang-melalui-tulisan-tangan-grafologi/

Pengertian Ideologi

Aldi Eka Wahyu Widianto | 07.28 | | Be the first to comment!
Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara

IDEOLOGI

1.     Ideologi berasal dari kata idea (gagasan, cita-cita), dan logos (pengetahuan). Ideologi dapat diartikan sebagai seperangkat gagasan sistematis mengenai suatu kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sering kali diartikan sama dengan pandangan hidup.Ideologi yang dianut oleh suatu bangsa dapat menjadi dasar negara yang bersangkutan. Sebagai dasar negara maka menjadi sumber dan cita-cita hukum dari organisasi negara.

2.      Arti penting ideologi bagi suatu bangsa yaitu memberi arah dan pedoman bagi bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi.

3.      Perbandingan berbagai ideologi dunia :

Liberalisme
Sosialisme
Pancasila
Berdasarkan paham individualisme
Berdasarkan ajaran Karl Marx
Bersumber pada tata nilai budaya Indonesia
Mengutamakan hak individu
Mengutamakan kewajiban
Keseimbangan hak dan kewajiban
Bersifat sekulerisme
Bersifat atheis
Berdasarkan ketuhanan YME
Kapitalisme
Etatisme
Ekonomi berdasar Kekeluargaan
Campur tangan negara sedikit
Negara mendominasi kehidupan
Negara mengatur kehidupan secara seimbang

4.      Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara :
a.       BPUPKI dalam sidang I tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas dasar negara
b.      Panitia Kecil merumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945
c.       PPKI menetapkan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945, yang memuat Pancasila
      dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

5.      Beberapa usulan rumusan dasar negara :
a.       Muhammad Yamin, secara tertulis :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Kebangsaan persatuan Indonesia
3)      Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permsyawaratan perwakilan
5)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

b.      Mr Soepomo
1)      Persatuan/integralistik
2)      Ketuhanan
3)      Permusyawaratan/perwakilan
4)      Kekeluargaan
5)      Semangat kebudayaan

c.       Ir Soekarno
1)      Kebangsaan
2)      Internasionalisme/kemanusiaan
3)      Mufakat/demokrasi
4)      Kesejahteraan sosial
5)      Ketuhanan Yang Maha Esa


d.      Rumusan dasar negara menurut Piagam Jakarta  :
1)      Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk - pemeluknya
2)      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3)      Persatuan Indonesia
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5)      Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

e.       Rumusan dasar Negara menurut Konstitusi RIS dan UUD Sementara 1950 :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Peri-kemanusiaan
3)      Kebangsaan
4)      Kerakyatan
5)      Keadilan sosial

6.      Rumusan Pancasila yang sah dan benar yaitu sesuai denga rumusan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

7.   Kedudukan dan Fungsi Pancasila :
a.       Dasar Negara, berfungsi sumber dari segala sumber hukum. Segala peraturan     
      perundangan harus sesuai dengan Pancasila
b.      Pandangan Hidup (way of life), berfungsi sebgai pedoman tingkah laku manusia
      dalam kehidupan sehari-hari.
c.       Jiwa dan kepribadian, berfungsi membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa
       lain.
d.      Perjanjian luhur, yaitu telah disepakati menjelang dan sesudah proklamasi
      kemerdekaann oleh wakil bangsa Indonesia.
e.       Tujuan yang hendak dicapai, yaitu masyarakat adil makmur berdasarkan
      Pancasila.

8.      Sikap tanggung jawab warga negara terhadap Pancasila adalah mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

9.      Penanaman dan pengamalan nilai-nilai Panacsila hendaknya dimulai sejak dini dalam lingkungan keluarga.

Web Sumber : http://www.tetukoinposting.com/2011/09/materi-pkn-kelas-8-ideologi.html

Jumat, 02 November 2012

Pengertian Politik Etis

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.39 | 3 Comments so far
Politik Etis 

Politik etis atau politik balas budi adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi (negara jajahan).
Pencetus politik etis (politik balas budi) ini adalah Van De Venter. Van Deventer
memperjuangkan nasib bangsa Indonesia dengan menulis karangan dalam majalah
De Gids yang berjudul Eeu Eereschuld (Hutang Budi). Van Deventer menjelaskan
bahwa Belanda telah berhutang budi kepada rakyat Indonesia. Hutang budi itu harus dikembalikan dengan memperbaiki nasib rakyat, mencerdaskan dan memakmurkan.
Menurut Van Deventer, ada tiga cara untuk memperbaiki nasib rakyat tersebut
yaitu memajukan :
a. Edukasi (Pendidikan)
Dengan edukasi akan dapat meningkatkan kualitas bangsa Indonesia sehingga dapat diajak memajukan perusahaan perkebunan dan mengurangi keterbelakangan.
b. Irigasi (pengairan)
Dengan irigasi tanah pertanian akan menjadi subur dan produksinya bertambah.
c. Emigrasi (pemindahan penduduk)

Dengan emigrasi tanah-tanah di luar Jawa yang belum diolah menjadi lahan perkebunan, akan dapat diolah untuk menambah penghasilan. Selain itu juga untuk mengurangi kepadatan penduduk Jawa.
Pendukung Politik Etis usulan Van Deventer adalah sebagai berikut.
- Mr. P. Brooshoof, redaktur surat kabar De Lokomotif, yang pada tahun 1901 menulis buku berjudul De Ethische Koers In de Koloniale Politiek (Tujuan Ethis dalam Politik Kolonial).
- K.F. Holle, banyak membantu kaum tani.
- Van Vollen Hoven, banyak memperdalam hukum adat pada beberapa suku
bangsa di Indonesia.
- Abendanon, banyak memikirkan soal pendidikan penduduk pribumi.
- Leivegoed, seorang jurnalis yang banyak menulis tentang rakyat Indonesia.
- Van Kol, banyak menulis tentang keadaan pemerintahan Hindia Belanda.
- Douwes Dekker (Multatuli), dalam bukunya yang berjudul Max Havelaar,
Saya dan Adinda.
Usulan Van Deventer tersebut mendapat perhatian besar dari pemerintah Belanda, pemerintah Belanda menerima saran tentang Politik Etis, namun akan diselaraskan dengan sistem kolonial di Indonesia. (Edukasi dilaksanakan, tetapi semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pegawai rendahan). Pendidikan dipisah- pisah antara orang Belanda, anak bangsawan, dan rakyat. Bagi rakyat kecil hanya tersedia sekolah rendah untuk mendidik anak menjadi orang yang setia pada penjajah, pandai dalam administrasi dan sanggup menjadi pegawai dengan gaji yang rendah.
Dalam bidang irigasi (pengairan) diadakan pembangunan dan perbaikan. Tetapi pengairan tersebut tidak ditujukan untuk pengairan sawah dan ladang milik rakyat, namun untuk mengairi perkebunan-perkebunan milik swasta asing dan pemerintah kolonial.
Emigrasi juga dilaksanakan oleh pemerintah Belanda bukan untuk memberikan penghidupan yang layak serta pemerataan penduduk, tetapi untuk membuka hutan- hutan baru di luar pulau Jawa bagi perkebunan dan perusahaan swasta asing. Selain itu juga untuk mendapatkan tenaga kerja yang murah.
Jelaslah bahwa pemerintah Belanda telah menyelewengkan Politik Etis. Usaha- usaha yang dilaksanakan baik edukasi, irigasi, dan emigrasi, tidak untuk memajukan rakyat Indonesia, tetapi untuk kepentingan penjajah itu sendiri. Sikap penjajah Belanda yang demikian itu telah menyadarkan bangsa Indonesia bahwa penderitaan dan kemiskinan rakyat Indonesia dapat diperbaiki jika bangsa Indonesia bebas merdeka dan berdaulat. 
Terimakasih Telah Berkunjung dan Semoga Terbantu Dengan Postingan Diatas. 

Kamis, 01 November 2012

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.49 | | Be the first to comment!


A. Peristiwa-peristiwa Menjelang Proklamasi Kemerdekaan

Adapun peristiwa-peristiwa menjelang Proklamasi Kemerdekaan antara lain:

a. Jepang menyerah kepada Sekutu
Akibat pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika mengakibatkan Jepang kehilangan kekuatan, sehingga Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Pada pertemuan di Saigon (Vietnam) tanggal 11 Agustus 1945 pukul 11.40 waktu setempat kepada para pemimpin bangsa Indonesia (Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Dr. Radjiman Wedyodiningrat), Jenderal Besar Terauchi menyampaikan hal-hal berikut.
1) Pemerintah Jepang memutuskan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.
2) Untuk melaksanakan kemerdekaan dibentuk PPKI sebagai pengganti BPUPKI.
3) Pelaksanaan kemerdekaan segera dilakukan setelah persiapan selesai dilakukan dan secara berangsur-angsur dari Pulau Jawa, baru disusul oleh pulau lainnya.
4) Wilayah Indonesia akan meliputi seluruh bekas wilayah Hindia Belanda.
5) Pada tanggal 7 Agustus 1945 diumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Docuritsu Junbi Inkai. PPKI diketuai Ir. Soekarno dan wakil ketuanya Drs. Moh. Hatta.
b. Peristiwa Rengasdengklok
Setelah mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu, bangsa Indonesia mempersiapkan dirinya untuk merdeka. Waktu yang singkat itu dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perundinganperundingan diadakan di antara para pemuda dengan tokoh-tokoh tua, maupun di antara para pemuda sendiri. Walaupun demikian, di antara tokoh pemuda dengan golongan tua sering terjadi perbedaan pendapat, akibatnya terjadilah “Peristiwa Rengasdengklok”.
Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok, kota kawedanan di pantai utara Kabupaten Karawang, tempat kedudukan cudan (kompi) tentara Peta. Tujuan peristiwa ini dilatarbelakangi oleh keinginan pemuda yang mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Pemuda membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Setelah melalui perdebatan dan di tengah-tengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua tokoh itu akhirnya kembali ke Jakarta.
Rombongan Soekarno–Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.30 waktu Jawa zaman Jepang (pukul 23.00 WIB). Soekarno Hatta setelah singgah di rumah masing masing, kemudian bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta. (tempat Ahmad Soebardjo bekerja) untuk merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Malam itu juga segera diadakan musyawarah. Tokoh tokoh yang hadir saat itu ialah Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Ahmad Soebardjo, para anggota PPKI, dan para tokoh pemuda, seperti Sukarni, Sayuti Melik, B.M. Diah, dan Sudiro. Tokoh-tokoh yang merumuskan teks proklamasi berada di ruang makan. Adapun tokoh yang menulis teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, sedangkan Drs. Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo turut mengemukakan ide-idenya secara lisan.
Perumusan teks proklamasi sampai dengan penandatanganannya baru selesai pukul 04.00 WIB pagi hari, tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat itu juga telah diputuskan bahwa teks proklamasi akan dibacakan di halaman rumah Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pagi hari pukul 10.00 WIB.
Teks Proklamasi yang asli dituli oleh bung karno dengan beberapa coretan, dan teks yang  otentik diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno Hatta atas nama Bangsa Indonesia.


Ini adalah Teks Proklamasi nya.




Tahun 05 bukan salah pengetikan, melainkan tahun Syowa (Jepang) yang menunuukkan tahun 2605.
Proklamasi delaksanakan pada pukul 10.30 waktu jepang (sekitar 10.00 WIB)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Diberdayakan oleh Blogger.