Ketemu Blog ini dari google ya?
Jika anda menemukan blog ini dari google, tolong bantu saya mengklik tombol google plus diatas. Google+ itu bukan social network biasa. Setiap klik bisa memperbaiki ranking halaman yang anda vote berdasarkan kata kunci yang mengantarkan anda ke blog tersebut. Terimakasih banyak.

Rabu, 31 Oktober 2012

Hukum Bacaan Qalqalah

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.48 | 7 Comments so far
Hukum Bacaan Qalqalah
Kata qalqalah secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang bermakna pantulan suara. Dalam ilmu tajwid qalqalah berarti pantulan suara dari salah satu huruf qalqalah yaitu, ب ج د ط ق (agar lebih mudah mengingatnya, kamu dapat membacanya: Ba-Ju-Di-To-Ko). Jadi, jika salah satu huruf ini berharakat sukun, maka cara membacanya dengan dipantulkan. Hukum bacaan qalqalah terdiri atas dua jenis yaitu: qalqalah sugra- (kecil) dan qalqalah kubra- (besar).

Perbedaan antara qalqalah sugra dan qalqalah kubra hanya pada letak hurufnya. Apabila salah satu hurufnya terletak di tengah kata dan apabila hurufnya mati karena sukun, maka itu adalah qalqalah sugra, dan jika hurufnya mati karena waqof / diakhir kalimat, maka itu adalah bacaan qalqalah kubra.

Selasa, 30 Oktober 2012

Politik Etis

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.00 | Be the first to comment!
Politik Etis 

Politik etis atau politik balas budi adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi (negara jajahan).
Pencetus politik etis (politik balas budi) ini adalah Van De Venter. Van Deventer
memperjuangkan nasib bangsa Indonesia dengan menulis karangan dalam majalah
De Gids yang berjudul Eeu Eereschuld (Hutang Budi). Van Deventer menjelaskan
bahwa Belanda telah berhutang budi kepada rakyat Indonesia. Hutang budi itu harus dikembalikan dengan memperbaiki nasib rakyat, mencerdaskan dan memakmurkan.
Menurut Van Deventer, ada tiga cara untuk memperbaiki nasib rakyat tersebut
yaitu memajukan :
a. Edukasi (Pendidikan)
Dengan edukasi akan dapat meningkatkan kualitas bangsa Indonesia sehingga dapat diajak memajukan perusahaan perkebunan dan mengurangi keterbelakangan.
b. Irigasi (pengairan)
Dengan irigasi tanah pertanian akan menjadi subur dan produksinya bertambah.
c. Emigrasi (pemindahan penduduk)

Dengan emigrasi tanah-tanah di luar Jawa yang belum diolah menjadi lahan perkebunan, akan dapat diolah untuk menambah penghasilan. Selain itu juga untuk mengurangi kepadatan penduduk Jawa.
Pendukung Politik Etis usulan Van Deventer adalah sebagai berikut.
- Mr. P. Brooshoof, redaktur surat kabar De Lokomotif, yang pada tahun 1901 menulis buku berjudul De Ethische Koers In de Koloniale Politiek (Tujuan Ethis dalam Politik Kolonial).
- K.F. Holle, banyak membantu kaum tani.
- Van Vollen Hoven, banyak memperdalam hukum adat pada beberapa suku
bangsa di Indonesia.
- Abendanon, banyak memikirkan soal pendidikan penduduk pribumi.
- Leivegoed, seorang jurnalis yang banyak menulis tentang rakyat Indonesia.
- Van Kol, banyak menulis tentang keadaan pemerintahan Hindia Belanda.
- Douwes Dekker (Multatuli), dalam bukunya yang berjudul Max Havelaar,
Saya dan Adinda.
Usulan Van Deventer tersebut mendapat perhatian besar dari pemerintah Belanda, pemerintah Belanda menerima saran tentang Politik Etis, namun akan diselaraskan dengan sistem kolonial di Indonesia. (Edukasi dilaksanakan, tetapi semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pegawai rendahan). Pendidikan dipisah- pisah antara orang Belanda, anak bangsawan, dan rakyat. Bagi rakyat kecil hanya tersedia sekolah rendah untuk mendidik anak menjadi orang yang setia pada penjajah, pandai dalam administrasi dan sanggup menjadi pegawai dengan gaji yang rendah.
Dalam bidang irigasi (pengairan) diadakan pembangunan dan perbaikan. Tetapi pengairan tersebut tidak ditujukan untuk pengairan sawah dan ladang milik rakyat, namun untuk mengairi perkebunan-perkebunan milik swasta asing dan pemerintah kolonial.
Emigrasi juga dilaksanakan oleh pemerintah Belanda bukan untuk memberikan penghidupan yang layak serta pemerataan penduduk, tetapi untuk membuka hutan- hutan baru di luar pulau Jawa bagi perkebunan dan perusahaan swasta asing. Selain itu juga untuk mendapatkan tenaga kerja yang murah.
Jelaslah bahwa pemerintah Belanda telah menyelewengkan Politik Etis. Usaha- usaha yang dilaksanakan baik edukasi, irigasi, dan emigrasi, tidak untuk memajukan rakyat Indonesia, tetapi untuk kepentingan penjajah itu sendiri. Sikap penjajah Belanda yang demikian itu telah menyadarkan bangsa Indonesia bahwa penderitaan dan kemiskinan rakyat Indonesia dapat diperbaiki jika bangsa Indonesia bebas merdeka dan berdaulat.
Sumber

Konvensi London

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.44 | 2 Comments so far
Konvensi London adalah pengembalian Indonesia kepada Belanda yang sempat diambil alih oleh Inggris, karena dianggap tidak ada untungnya bagi Inggris. Konvensi London disepakati pada tahun 1814 dengan penyerahan kembali Indonesia kepad Belanda.

Adapun isi Konvensi London adalah sebagai berikut:
1. Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
2. Jajahan-jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, Guyana, tetap di Tangan Inggris.
3. Cochain (di Pantai Malabar) diambil oleh inggris dan Bangka diserahkan kepada Belanda sebagai gantinya.

Isi Konvensi London

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.44 | 10 Comments so far

Konvensi London adalah pengembalian Indonesia kepada Belanda yang sempat diambil alih oleh Inggris, karena dianggap tidak ada untungnya bagi Inggris. Konvensi London disepakati pada tahun 1814 dengan penyerahan kembali Indonesia kepad Belanda.

Adapun isi Konvensi London adalah sebagai berikut:
1. Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
2. Jajahan-jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, Guyana, tetap di Tangan Inggris.
3. Cochain (di Pantai Malabar) diambil oleh inggris dan Bangka diserahkan kepada Belanda sebagai gantinya.

Isi Hak Octroi Istimewa VOC

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.36 | 3 Comments so far
Hak-hak tersebut antara lain:
1. Hak memonopoli perdagangan dari ujung Afrika ke sebelah timur sampai ujung selatan Amerika.
 2. Hak memiliki tentara sendiri dan pengadilan.
3. Hak memiliki mata uang sendiri.
4. Hak menguasai dan mengikat perjanjian dengan kerajaan-kerajaan lain di daerah kekuasaan monopoli perdagangannya.
Dengan diberlalukannya hak-hak tersebut, maka memudahkan Belanda untuk menguasai dan menjajah Indonesia.

Kolonialisme Dan Imperialisme Bangsa Eropa

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.22 | Be the first to comment!
Diawali oleh dikuasainya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani. Dengan begitu, bangsa barat terpaksa mencari rempah-rempah ke negara penghasilnya langsung. Pencarian / penjelajahan itu denamakan Penjelajahan Samudra (ke timur). Selain didorong oleh faktor mencari rempah-rempah, bangsa barat juga mempunyai makhsud tertentu, yaitu 3G. Gold (mencari rempah-rempah), Glory (mencari kejayaan), dan Gospel (menyebarkan agama Nasrani). 

Pada tahun 1595, Belanda berangkat dari Eropa di bawah pimpinan Cornelis De houtman, dan sampai di Indonesia tahun 1956. Belanda pertamakali mendarat di Banten. Dengan begitu, Cornelis De Houtman adalah orang barat pertama yang mendarat di Indonesia (Banten). Datangnya Belanda ke Indonesia menyebabkan terjadi persaingan dagang yang sengit di Indonesia.

Untuk mengatasi hal tersebut, Belanda membentuk kongsi dagang bernama VOC (Vereenidg
e Oost Indishe Compagnie) pada tanggal 20 Maret 1602. VOC adalah badan yang bersifat partikelir, dimana para pedagang Belanda bergabung didalamnya.
Tujuan didirikan VOC antara lain:
1) Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting.
2) Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia.
3) Melaksanakan monopoli perdagangan rempah-rempah.
Agar VOC dapat berkembang dengan baik, pemerintah Belanda Memberi VOC hak Octroi (istimewa).
Hak-hak tersebut antara lain:
1. Hak monopoli perdagangan daru ujung selatan Afrika ke sebelah timur sampai ujung selatan Amerika.
2. Hak memiliki tentara sendiri dan pengadilan.
3. Hak memiliki mata uang sendiri.
4. Hak menguasai dan mengikat perjanjian dengan kerajaan-kerajaan lain di daerah kekuasaan monopoli perdagangannya.


Mengetahui tersebut, Inggris membentuk kongsi dagang seperti Belanda EIC (East Indian Company) pada tahun 1600. Inggris mengetahui bahwa Belanda menduduki Indonesia, maka Inggris berniat merebutnya. Maka Inggris mengutus Lord Minto sebagai gubernur jendral Inggris di Calcuta untuk merebut kekuasaan Belanda di Indonesia (ekspedisi Inggris).


Pada tahun 1811 Inggris berhasil merebut Indonesia dari tangan Belanda, sehingga Indonesia dibawah pimpinan Raffles (Inggris) berdasarkan Konvensi London (Convention of London). Tahun 1814 Indonesia diserahkan kembali kepada Belanda karena dianggap tidak ada untungnya.
Adapun isi pokok Konvensi London adalah:
1. Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
2. Jajahan-jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, Guyana tetap di tangan Inggris.
3. Cochain (di Pantai Malabar) diambil oleh Inggris dan Bangka diserahkan pada Belanda sebagai gantinya.

Memasuki abad 18, kejayaan VOC mulai merosot, hal ini dikarenakan oleh 2 faktor. Faktor internal dan faktor external.
Adapun faktor internal itu adalah:

1. Banyaknya pegawai VOC yang melakikan kecurangan dan korupsi.
2. Sulitnya melakukan pengawasan terhadap daerah penguasaan VOC yang sangat luas.
Faktor externalnya adalah:

1. Meletusnya revolusi Prancis menyebabkan Belanda jatuh ke tangan Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte.
2. Reaksi penentangan oleh rakyat Indonesia terhadap VOC dalam bentuk peperangan yang banyak menyedot biaya dan tenaga.

Sejak Belanda dikuasai Prancis, nama belanda diganti menjadi Republik Bataaf  dan diperintah oleh Luis Napoleon, adik Napoleon Bonaparte. Di samping itu, pemerintah Prancis mengkhawatirkan keadaan Pulau Jawa akan bahaya dari Inggris. Oleh karena itu, tanggal 1 Januaru 1808 Luis Napoleon mengutus Herman William Deandels untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris.


Pada tanggal 15 Januari 1808 Deandels menerima kekuasaan dari Gubernur Jendral Weise. Deandels dibebani tugas mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris. Ia melakukan beberapa cara, yaitu dengan membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan sepanjang kurang lebih 1.100 km dan ia jug membangun pabrik senjata (di Semarang dan Surabaya) dan membangun pangkalan armada di Anyer dan Ujung Kulon.

Dalam rangka menerapkan hal tersebut, Deandels menerapkan aturan kerja paksa (kerja Rodi). Selain itu, Deandels juga menerapkan sistem Comtingenten (penyerahan hasil bumi), Verplitchte Leverantie, Preanger Stelsel, dan menjual tanah-tanah negara kepada pengusaha asing. Karena menjual tanah ke pengusaha asing, maka ia dinilai sengan sengaja melanggar undang-undang negara. Maka ia pulang ke negaranya dan diganti jendral Jassens pada tahun 1811.

Jassens berbeda dengan Deandels, ia lemah dan kurang cakap. Akibatnya, pada bulan Agustus 1811 Inggris menyerang dan berhasil memaksa Belanda menandatangani perjanjian Tuntang (11 September 1811), yang isinya:
1. Seluruh kekuatan militer Belanda yang ada di kawasan Asia Tenggara harus diserahkan kepada Inggris.
2. Hutang pemerintah Belanda tidak diakui Inggris.
3. Pulau Jawa, Madura, dan semua pangkalan Belanda di luar Jawa menjadi wilayah kekuasaan inggris.


Pemerintahan Raffles tidak bertahan lama sebab Pemerintahan Napoleon di Prancis pada tahun 1814 jatuh. Maka diadakan Konverensi London.
Isi Konverensi London antara lain:
1. Belanda memperoleh kembali daerah jajahannya yang dahulu direbut Inggris.
2. Penyerahan Indonesia oleh Inggris kepada Belanda berlangsung tahun 1816.
3. Jhon Fendall diberi tugas oleh pemerintahan Inggris untuk menyerahkan kembali Indonesia kepada Belanda.

Lalu Belanda dipimpin oleh Johanes Van Den Bosch. Ia memperkenalkan cultuurstelsel atau caltivitaion system (tanam paksa). Akibatnya Belanda menerima keuntungan yang sangat melimpah, sedangkan Indonesia menderita.

Sistem tanam paksa tersebut ditentang oleh seseorang yang bernama Douwes Dekker dengan nama samaran Multatuli. Ia menulis buku yang berjudul "Max Havelaar". dan seseorang yang bernama Frans de Pute dengan mengarang buku yang berjudul Suiker Constracten (Kontrak Kerja). Dan akhirnya sistem tanam paksa dihapus secara berangsur-angsur.

Tahun 1870 Belanda membuat Undang-undang Agraria dengan saranFrans de Putedan Thorbecke. Isi undang-undang tersebut adalah untuk melindungi hak petani atas tanah atau sawahnya terhadap bangsa asing, dan memberi peluang kepada pemodal asing untuk menyewa tanah dari penduduk Indonesia.

Selasa, 23 Oktober 2012

Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.32 | Be the first to comment!
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA

1.      Ideologi berasal dari kata idea (gagasan, cita-cita), dan logos (pengetahuan). Ideologi dapat diartikan sebagai seperangkat gagasan sistematis mengenai suatu kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sering kali diartikan sama dengan pandangan hidup.Ideologi yang dianut oleh suatu bangsa dapat menjadi dasar negara yang bersangkutan. Sebagai dasar negara maka menjadi sumber dan cita-cita hukum dari organisasi negara.

2.      Arti penting ideologi bagi suatu bangsa yaitu memberi arah dan pedoman bagi bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi.

3.      Perbandingan berbagai ideologi dunia :

Liberalisme
Sosialisme
Pancasila
Berdasarkan paham individualisme
Berdasarkan ajaran Karl Marx
Bersumber pada tata nilai budaya Indonesia
Mengutamakan hak individu
Mengutamakan kewajiban
Keseimbangan hak dan kewajiban
Bersifat sekulerisme
Bersifat atheis
Berdasarkan ketuhanan YME
Kapitalisme
Etatisme
Ekonomi berdasar Kekeluargaan
Campur tangan negara sedikit
Negara mendominasi kehidupan
Negara mengatur kehidupan secar seimbang

4.      Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara :
a.       BPUPKI dalam sidang I tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas dasar negara
b.      Panitia Kecil merumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945
c.       PPKI menetapkan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945, yang memuat Pancasila
      dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

5.      Beberapa usulan rumusan dasar negara :
a.       Muhammad Yamin, secara tertulis :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Kebangsaan persatuan Indonesia
3)      Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permsyawaratan perwakilan
5)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

b.      Mr Soepomo
1)      Persatuan/integralistik
2)      Ketuhanan
3)      Permusyawaratan/perwakilan
4)      Kekeluargaan
5)      Semangat kebudayaan

c.       Ir Soekarno
1)      Kebangsaan
2)      Internasionalisme/kemanusiaan
3)      Mufakat/demokrasi
4)      Kesejahteraan sosial
5)      Ketuhanan Yang Maha Esa


d.      Rumusan dasar negara menurut Piagam Jakarta  :
1)      Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk - pemeluknya
2)      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3)      Persatuan Indonesia
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5)      Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

e.       Rumusan dasar Negara menurut Konstitusi RIS dan UUD Sementara 1950 :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Peri-kemanusiaan
3)      Kebangsaan
4)      Kerakyatan
5)      Keadilan sosial

6.      Rumusan Pancasila yang sah dan benar yaitu sesuai denga rumusan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

7.   Kedudukan dan Fungsi Pancasila :
a.       Dasar Negara, berfungsi sumber dari segala sumber hukum. Segala peraturan     
      perundangan harus sesuai dengan Pancasila
b.      Pandangan Hidup (way of life), berfungsi sebgai pedoman tingkah laku manusia
      dalam kehidupan sehari-hari.
c.       Jiwa dan kepribadian, berfungsi membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa
       lain.
d.      Perjanjian luhur, yaitu telah disepakati menjelang dan sesudah proklamasi
      kemerdekaann oleh wakil bangsa Indonesia.
e.       Tujuan yang hendak dicapai, yaitu masyarakat adil makmur berdasarkan
      Pancasila.

8.   Sikap tanggung jawab warga negara terhadap Pancasila adalah mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
9.      Penanaman dan pengamalan nilai-nilai Panacsila hendaknya dimulai sejak dini dalam lingkungan keluarga.

Pengertian Ideologi

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.30 | Be the first to comment!
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA

1.     Ideologi berasal dari kata idea (gagasan, cita-cita), dan logos (pengetahuan). Ideologi dapat diartikan sebagai seperangkat gagasan sistematis mengenai suatu kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sering kali diartikan sama dengan pandangan hidup.Ideologi yang dianut oleh suatu bangsa dapat menjadi dasar negara yang bersangkutan. Sebagai dasar negara maka menjadi sumber dan cita-cita hukum dari organisasi negara.

2.      Arti penting ideologi bagi suatu bangsa yaitu memberi arah dan pedoman bagi bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi.

3.      Perbandingan berbagai ideologi dunia :

Liberalisme
Sosialisme
Pancasila
Berdasarkan paham individualisme
Berdasarkan ajaran Karl Marx
Bersumber pada tata nilai budaya Indonesia
Mengutamakan hak individu
Mengutamakan kewajiban
Keseimbangan hak dan kewajiban
Bersifat sekulerisme
Bersifat atheis
Berdasarkan ketuhanan YME
Kapitalisme
Etatisme
Ekonomi berdasar Kekeluargaan
Campur tangan negara sedikit
Negara mendominasi kehidupan
Negara mengatur kehidupan secar seimbang

4.      Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara :
a.       BPUPKI dalam sidang I tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas dasar negara
b.      Panitia Kecil merumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945
c.       PPKI menetapkan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945, yang memuat Pancasila
      dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

5.      Beberapa usulan rumusan dasar negara :
a.       Muhammad Yamin, secara tertulis :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Kebangsaan persatuan Indonesia
3)      Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permsyawaratan perwakilan
5)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

b.      Mr Soepomo
1)      Persatuan/integralistik
2)      Ketuhanan
3)      Permusyawaratan/perwakilan
4)      Kekeluargaan
5)      Semangat kebudayaan

c.       Ir Soekarno
1)      Kebangsaan
2)      Internasionalisme/kemanusiaan
3)      Mufakat/demokrasi
4)      Kesejahteraan sosial
5)      Ketuhanan Yang Maha Esa


d.      Rumusan dasar negara menurut Piagam Jakarta  :
1)      Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk - pemeluknya
2)      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3)      Persatuan Indonesia
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5)      Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

e.       Rumusan dasar Negara menurut Konstitusi RIS dan UUD Sementara 1950 :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Peri-kemanusiaan
3)      Kebangsaan
4)      Kerakyatan
5)      Keadilan sosial

6.      Rumusan Pancasila yang sah dan benar yaitu sesuai denga rumusan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

7.   Kedudukan dan Fungsi Pancasila :
a.       Dasar Negara, berfungsi sumber dari segala sumber hukum. Segala peraturan     
      perundangan harus sesuai dengan Pancasila
b.      Pandangan Hidup (way of life), berfungsi sebgai pedoman tingkah laku manusia
      dalam kehidupan sehari-hari.
c.       Jiwa dan kepribadian, berfungsi membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa
       lain.
d.      Perjanjian luhur, yaitu telah disepakati menjelang dan sesudah proklamasi
      kemerdekaann oleh wakil bangsa Indonesia.
e.       Tujuan yang hendak dicapai, yaitu masyarakat adil makmur berdasarkan
      Pancasila.

8.      Sikap tanggung jawab warga negara terhadap Pancasila adalah mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

9.      Penanaman dan pengamalan nilai-nilai Panacsila hendaknya dimulai sejak dini dalam lingkungan keluarga.

Web Sumber

Contoh Penyakit Sosial

Aldi Eka Wahyu Widianto | 09.57 | Be the first to comment!
Saat ini sering dijumpai penyakit sosial yang terjadi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dan ini mengakibatkan banyak penyimpangan.

Contoh penyakit sosial yang ada di sekolah:

1. Tawuran
2. Kebut-kebutan (balapan liar)
3. Narkoba
4. Miras
5. Seks bebas
6. Pornografi
7. Pemerasan
8. Pencurian
9. Bullying (kekerasan)
10. Bolos sekolah
11. Tidak mengerjakan PR
12. Menyontek saat ujian
13. Corat-coret dinding atau meja
14. Berkata jorok, dll.

Contoh penyakit sosial yang ada di lingkungan keluarga:

1. Penganiayaan
2. Pemerkosaan
3. Narkoba
4. KDRT
5. Bertengkar dengan saudara (karena dengki / dendam)
6. Pembunuhan (juga karena dengki / dendam)
7. Penganiayaan terhadap pembantu, dll.
8. Tidak mau dinasehati orang tua (bandel)

Contoh penyakit sosial yang ada di lingkungan masyarakat:
1. Tawuran antar warga / antar desa
2. Judi
3. Miras
4. Narkoba
5. Perzinahan
6. Pencurian
7. Pembunuhan
8. Menggunjing / mengumpat
9. PSK
10. HIV / AIDS
11. Rasis, dll.

Senin, 22 Oktober 2012

Konstitusi Di Indonesia

Aldi Eka Wahyu Widianto | 20.15 | Be the first to comment!
 Ini adalah sedikit yang saya ketahui tentang konstitusi yang ada ataupun yang pernah ada di Indonesia. Apabila ada kesalahan atau kekurangan monggo dikomentari.

1. 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 berlaku UUD 1945,
2. 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 berlaku Konstitusi RIS 1949,
3. 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 berlaku UUD Sementara 1950, dan kembali lagi ke UUD 1945.

1. UUD 1945.
Berlaku 18 Agustus 1945 - 27 Desember 1949.
Bentuk Negara adalah Negara Kesatuan.
Sistem pemerintahan adalah Presidensial.
Kepala negara dijabat oleh Presiden dan kepala pemerintahan juga dijabat oleh Presiden.

Lembaga tertinggi dan lembaga lembaga tinggi negara menurut UUD 1945 (sebelum amandemen) adalah :
a. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
b. Presiden
c. Dewan Pertimbanagan Agung (DPA)
d. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
e. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
f. Mahkamah Agung (MA)


2. Konstitusi RIS.
Berlaku 27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950.
Betuk Negara adalah serikat (federasi)
Sistem pemerintahan adalah Parlementer.
Kepala negara dijabat oleh Presiden dan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri.

Lembaga-lembaga negara menurut Konstitusi RIS adalah :
a. Presiden
b. Menteri-Menteri
c. Senat
d. Dewan Perwakilan Rakyat
e. Mahkamah Agung
f. Dewan Pengawas Keuangan


3. UUDS 1950.
Berlaku 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959.
Bentuk Negara adalah Negara Kesatuan.
Sistem pemerintahan adalah Parlementer.
Kepala negara dijabat oleh Presiden dan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri.

Lembaga-lembaga negara
menurut UUDS 1950 adalah :
a. Presiden dan Wakil Presiden
b. Menteri-Menteri
c. Dewan Perwakilan Rakyat
d. Mahkamah Agung
e. Dewan Pengawas Keuangan

Undang-undang ini adalah UU sementara. Karena Badan Konstituante tidak dapat membuat undang-undang tetap, maka demi menyelamatkan bangsa Indonesia, Ir. Soekarno menyampaikan dekrit presiden, yang berisi anjuran untuk kembali ke UUD 1945.
Adapun isi Dekrit Presiden tersebut adalah:
1. Menetapkan pembubaran Konsituante
2. Menetapkan berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950
3. Pembentukan MPRS dan DPAS
Dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka UUD 1945 berlaku kembali sebagai landasan konstitusional dalam menyelenggarakan pemerintahan Republik Indonesia.

Contoh Soal IPS Kelas 8 Bab 1

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.49 | Be the first to comment!
1. Letak geografis suatu negara ditinjau
dari ....
a. pola kehidupan masyarakatnya
b. posisi garis lintang dan garis bujur
c. jenis tanah dan persebarannya
d. kenyataan letaknya di permukaan
bumi

2. Wilayah Indonesia beriklim laut,
karena ....
a. diapit dua samudra besar
b. merupakan daerah kepulauan
c. diapit dua benua besar
d. sebagian besar penduduknya nelayan

3. Garis lintang dipergunakan untuk
membagi wilayah ....
a. iklim
b. musim
c. waktu
d. jalur pelayaran

4. Wilayah Indonesia paling selatan
adalah daerah ....
a. Pulau Nusa Barung
b. Pulau Weh
c. Pulau Roti
d. Pulau Kei

5. Akibat letak astronominya, Indonesia
beriklim tropis dengan ciri-ciri
berikut ini, kecuali ....
a. curah hujan tinggi
b. penyinaran matahari sepanjang
tahun
c. kelembapan udara tinggi
d. dibagi menjadi tiga daerah waktu

6. Perhitungan perbedaan waktu antara
daerah yang satu dan lainnya didasarkan
pada selisih ....
a. tekanan udara
b. garis bujur
c. lama penyinaran matahari
d. garis lintang

7. Peredaran semu tahunan matahari
pengaruhnya terhadap Indonesia adalah
....
a. persebaran flora dan fauna
b. terbentuknya iklim tropis
c. terjadinya angin muson
d. persebaran jenis tanah

8. Jenis tanah berikut yang banyak mengandung
unsur hara, sehingga baik
bagi pertumbuhan tanaman adalah
tanah ....
a. gambut c. laterit
b. vulkanis d. pasir

9. Hutan berfungsi sebagai pembersih
atau penyaring air. Hal ini disebut
dengan fungsi ....
a. orologis c. hidrologis
b. estetis d. klimatologis

10. Akibat adanya angin muson yang
bertiup di Indonesia, maka Indonesia
mengalami ….
a. iklim tropis
b. dua musim
c. pembagian daerah waktu
d. penyinaran matahari sepanjang
tahun

Persebaran Fauna Di Indonesia

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.46 | 1 Comment so far
Secara umum persebaran fauna di Indonesia dikelompokkan
menjadi tiga, yaitu:
a. Kelompok fauna Asiatis (kelompok barat), adalah hewan yang berada di wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Wilayah itu dulu dikenal sebagai Paparan Sunda, yang merupakan bagian dari Benua Asia. Adapun jenis-jenis hewannya antara lain badak, gajah, rusa, tapir, banteng, kerbau, kera, harimau, babi hutan, dan sebagainya.

b. Kelompok fauna Australis Asiatis (kelompok tengah), merupakan campuran fauna Asia dan Austalia, meliputi jenis hewan yang berada di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Wilayah kelompok tengah dan timur dipisahkan oleh Garis Weber. Contoh jenis fauna ini antara lain anoa, babi rusa, komodo, burung maleo, tarsius, dan lain-lain.

c. Kelompok fauna Australis (kelompok timur), merupakan kelompok hewan yang berada di Paparan Sahul, meliputi wilayah Papua dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Contoh fauna di wilayah ini antara lain kanguru, walabi, koala, burung cenderawasih, kakatua, kasuari, dan jenis burung berwarna lainnya.

Jumat, 19 Oktober 2012

Macam Letusan Gunung Berapi

Aldi Eka Wahyu Widianto | 18.28 | Be the first to comment!
1. Tipe Hawai, yaitu peristiwa lava sangat cair mengalir keluar terus menerus.

2. Tipe Stromboli, yaitu peristiwa letusan dengan keluarnya lava mendidih secara beritme. Gunungnya lebar tidak tinggi.

3. Tipe volcano, yaitu peristiwa letusan gunung berapi dengan semburan material padat seperti bom, lapili, tita, debu.
*Bom = Batu
*Lapili = Kerikil
*Titan = Pasir
*Debu = Debu

 4. Tipe perret atau plinian, yaitu tipe letusan yang sangat dahsyat sehingga puncak gunungnya hancur terbawa keluar dan membentuk kaldera (lubang besar).

5. Tipe pelee, yaitu tipe letusan akibat tekanan gas yang sangat kuat sehingga mampu menghempaskan sumbat gunung berapi dengan banyak mengeluarkan gas serta awan panas.

6. Tipe merapi (tipe tersendiri), yaitu letusan keluarnya lava kental sehingga membentuk sumbatan kawah, yang kemudian sumbat itu pecah karena tekanan panas dan membentuk debu vulkanik yang meluncur ke lereng.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Jenis-jenis Tanah

Aldi Eka Wahyu Widianto | 22.11 | Be the first to comment!
1. Berbagai Jenis Tanah Di Indonesia
a. Tanah gambut adalah tanah yang berasal dari bahan organik yang selalu tergenang air (rawa) dan kekurangan unsur hara, sirkulasi udara tidak lancar, proses penghancuran tidak sempurna, kurang baik untuk pertanian. Banyak terdapat di Kalimantan, Sumatra Timur, dan Papua.
b.  Tanah mergel adalah tanah campuran dari batuan kapur, pasir, dan tanah liat dikarenakan hujan yang tidak merata. Banay terdapat di lereng pegunungan dan dataran rendah seperti Solo, Madiun, Kediri, dan Nusa Tenggara.
c. Tanah kapur (renzina) adalah tanah yang terbentuk dari bahan induk kapur yang mengalami laterisasi lemah. Banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sumatra.
d. Tanah endapan atau tanah aluvial adalah tanah yang terbentuk karena pengendapan batuan induk dan telah mengalami proses pelarutan air. Jenis tanah ini merupakan tanah subur dan banyak terdapat di Jawa bagian utara, Sumatra bagian timur, serta Kalimantan bagian barat dan selatan.
e. Tanah terrarosa adalah tanah hasil pelapukan batuan kapur. Jenis ini banyak terdapat di daerah dolina dan merupakan daerah pertanian yang subur. Daerah persebarannya meliputi Jawa tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sumatra.
f. Tanah humus adalah tanah hasil pelapukan tumbuhan (bahan organik), berwarna hitam, sangat subur, cocok untuk pertanian. Banyak terdapat di Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Papua..
g. Tanah vulkanis adalah tanah hasil pelapukan bahan padat dan bahan cair yang dikeluarkan gunung berapi. Jenis tanah ini sangat subur dan cocok untuk pertanian. Jenis tanah ini banyak terdapat di daerah Jawa, Sumatra, Bali, Lombok, Halmahera, dan Sulawesi.
h. Tanah padzol adalah tanah yang terjadi karena temperatur dan curah hujan yang tinggi, sifatnya mudah basah, dan subur jika terkena air. Jenis tanah ini berwarna kuning keabu-abuan dan cocok untuk perkebunan. Banyak terdapat di pegunungan tinggi.
i. Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk karena temperatur dan curah hujan yang tinggi. Namun jenis tanah ini kurang subur dan banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.
j. Tanah pasir adalah tanah hasil pelapukan batuan beku dan sedimen dan tidak berstruktur. Jenis tanah ini kurang baik untuk pertanian karena sedikit mengandung bahan organik. Banyak terdapat di pantai barat Sumatra Barat, Jawa Timur, dan Sulaw

Kamis, 11 Oktober 2012

Imperialisme dan Kolonialisme IPS

Aldi Eka Wahyu Widianto | 21.31 | 3 Comments so far
Kolonialisme dan Imperialisme bangsa barat. Diawali oleh dikuasainya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani. Dengan begitu, bangsa barat terpaksa mencari rempah-rempah ke negara penghasilnya langsung. Pencarian / penjelajahan itu denamakan Penjelajahan Samudra (ke timur). Selain didorong oleh faktor mencari rempah-rempah, bangsa barat juga mempunyai makhsud tertentu, yaitu 3G. Gold (mencari rempah-rempah), Glory (mencari kejayaan), dan Gospel (menyebarkan agama Nasrani). 

Pada tahun 1595, Belanda berangkat dari Eropa di bawah pimpinan Cornelis De houtman, dan sampai di Indonesia tahun 1956. Belanda pertamakali mendarat di Banten. Dengan begitu, Cornelis De Houtman adalah orang barat pertama yang mendarat di Indonesia (Banten). Datangnya Belanda ke Indonesia menyebabkan terjadi persaingan dagang yang sengit di Indonesia.

Untuk mengatasi hal tersebut, Belanda membentuk kongsi dagang bernama VOC (Vereenidg
e Oost Indishe Compagnie) pada tanggal 20 Maret 1602. VOC adalah badan yang bersifat partikelir, dimana para pedagang Belanda bergabung didalamnya.
Tujuan didirikan VOC antara lain:
1) Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting.
2) Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia.
3) Melaksanakan monopoli perdagangan rempah-rempah.
Agar VOC dapat berkembang dengan baik, pemerintah Belanda Memberi VOC hak Octroi (istimewa).
Hak-hak tersebut antara lain:
1. Hak monopoli perdagangan daru ujung selatan Afrika ke sebelah timur sampai ujung selatan Amerika.
2. Hak memiliki tentara sendiri dan pengadilan.
3. Hak memiliki mata uang sendiri.
4. Hak menguasai dan mengikat perjanjian dengan kerajaan-kerajaan lain di daerah kekuasaan monopoli perdagangannya.


Mengetahui tersebut, Inggris membentuk kongsi dagang seperti Belanda EIC (East Indian Company) pada tahun 1600. Inggris mengetahui bahwa Belanda menduduki Indonesia, maka Inggris berniat merebutnya. Maka Inggris mengutus Lord Minto sebagai gubernur jendral Inggris di Calcuta untuk merebut kekuasaan Belanda di Indonesia (ekspedisi Inggris).


Pada tahun 1811 Inggris berhasil merebut Indonesia dari tangan Belanda, sehingga Indonesia dibawah pimpinan Raffles (Inggris) berdasarkan Konvensi London (Convention of London). Tahun 1814 Indonesia diserahkan kembali kepada Belanda karena dianggap tidak ada untungnya.
Adapun isi pokok Konvensi London adalah:
1. Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
2. Jajahan-jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, Guyana tetap di tangan Inggris.
3. Cochain (di Pantai Malabar) diambil oleh Inggris dan Bangka diserahkan pada Belanda sebagai gantinya.

Memasuki abad 18, kejayaan VOC mulai merosot, hal ini dikarenakan oleh 2 faktor. Faktor internal dan faktor external.
Adapun faktor internal itu adalah:

1. Banyaknya pegawai VOC yang melakikan kecurangan dan korupsi.
2. Sulitnya melakukan pengawasan terhadap daerah penguasaan VOC yang sangat luas.
Faktor externalnya adalah:

1. Meletusnya revolusi Prancis menyebabkan Belanda jatuh ke tangan Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte.
2. Reaksi penentangan oleh rakyat Indonesia terhadap VOC dalam bentuk peperangan yang banyak menyedot biaya dan tenaga.

Sejak Belanda dikuasai Prancis, nama belanda diganti menjadi Republik Bataaf  dan diperintah oleh Luis Napoleon, adik Napoleon Bonaparte. Di samping itu, pemerintah Prancis mengkhawatirkan keadaan Pulau Jawa akan bahaya dari Inggris. Oleh karena itu, tanggal 1 Januaru 1808 Luis Napoleon mengutus Herman William Deandels untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris.


Pada tanggal 15 Januari 1808 Deandels menerima kekuasaan dari Gubernur Jendral Weise. Deandels dibebani tugas mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris. Ia melakukan beberapa cara, yaitu dengan membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan sepanjang kurang lebih 1.100 km dan ia jug membangun pabrik senjata (di Semarang dan Surabaya) dan membangun pangkalan armada di Anyer dan Ujung Kulon.

Dalam rangka menerapkan hal tersebut, Deandels menerapkan aturan kerja paksa (kerja Rodi). Selain itu, Deandels juga menerapkan sistem Comtingenten (penyerahan hasil bumi), Verplitchte Leverantie, Preanger Stelsel, dan menjual tanah-tanah negara kepada pengusaha asing. Karena menjual tanah ke pengusaha asing, maka ia dinilai sengan sengaja melanggar undang-undang negara. Maka ia pulang ke negaranya dan diganti jendral Jassens pada tahun 1811.

Jassens berbeda dengan Deandels, ia lemah dan kurang cakap. Akibatnya, pada bulan Agustus 1811 Inggris menyerang dan berhasil memaksa Belanda menandatangani perjanjian Tuntang (11 September 1811), yang isinya:
1. Seluruh kekuatan militer Belanda yang ada di kawasan Asia Tenggara harus diserahkan kepada Inggris.
2. Hutang pemerintah Belanda tidak diakui Inggris.
3. Pulau Jawa, Madura, dan semua pangkalan Belanda di luar Jawa menjadi wilayah kekuasaan inggris.


Pemerintahan Raffles tidak bertahan lama sebab Pemerintahan Napoleon di Prancis pada tahun 1814 jatuh. Maka diadakan Konverensi London.
Isi Konverensi London antara lain:
1. Belanda memperoleh kembali daerah jajahannya yang dahulu direbut Inggris.
2. Penyerahan Indonesia oleh Inggris kepada Belanda berlangsung tahun 1816.
3. Jhon Fendall diberi tugas oleh pemerintahan Inggris untuk menyerahkan kembali Indonesia kepada Belanda.

Lalu Belanda dipimpin oleh Johanes Van Den Bosch. Ia memperkenalkan cultuurstelsel atau caltivitaion system (tanam paksa). Akibatnya Belanda menerima keuntungan yang sangat melimpah, sedangkan Indonesia menderita.

Sistem tanam paksa tersebut ditentang oleh seseorang yang bernama Douwes Dekker dengan nama samaran Multatuli. Ia menulis buku yang berjudul "Max Havelaar". dan seseorang yang bernama Frans de Pute dengan mengarang buku yang berjudul Suiker Constracten (Kontrak Kerja). Dan akhirnya sistem tanam paksa dihapus secara berangsur-angsur.

Tahun 1870 Belanda membuat Undang-undang Agraria dengan saranFrans de Putedan Thorbecke. Isi undang-undang tersebut adalah untuk melindungi hak petani atas tanah atau sawahnya terhadap bangsa asing, dan memberi peluang kepada pemodal asing untuk menyewa tanah dari penduduk Indonesia.

Senin, 08 Oktober 2012

Ilmu Grafologi / Graphology

Aldi Eka Wahyu Widianto | 16.57 | Be the first to comment!
Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Teknik untuk mengetahui kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya dikenal dengan istilah Grafologi.
Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
  • Arah kemiringan huruf
    • Ke kanan = ekspresif, emosional
    • Tegak = menahan diri, emosi sedang
    • Ke kiri = menutup diri
    • Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
    • Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
  • Bentuk umum huruf-huruf
    • Bulat atau melingkar = alami, easygoing
    • Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
    • Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
    • Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
  • Huruf-huruf bersambung atau tidak
    • Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
    • Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
    • Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
  • Spasi antar kata
    • Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
    • Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
  • Jarak vertikal antar baris tulisan
    • Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
    • Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
    • Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
  • Interpretasi huruf ‘t’
    • Letak palang (-) pada kail ‘t’
      • Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
      • Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
      • Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
    • Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
    • Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
      • Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
      • Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
      • Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
  • Arah tulisan pada kertas
    • Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
    • Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
    • Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
  • Tekanan saat menulis
    • Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
  • Ukuran huruf
    • Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
  • Sedikit tentang huruf “O”
    • Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
    • Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.
    Sumber

Jumat, 05 Oktober 2012

Letak Astronomis, Geografis, dan Geologis Indonesia IPS

Aldi Eka Wahyu Widianto | 19.00 | 3 Comments so far

Letak Astronomis :     Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Letak Astronomis Indonesia : Terletak di 95º BT – 141º BB dan 6º LU – 11º LS. Indonesia dilewati oleh garis equator (nol derajat lintang) yang menyebabkan Indoneisa beriklim tropis.

Garis Bujur : Garis Bujur adalah garis maya yang ditarik dari kutub utara hingga ke kutub selatan atau   sebaliknya. Pada garis Bujur, tempat yang dianggap sebagai nol derajat adalah garis dari kutub utara ke kutub selatan yang tepat melintasi kota Greenwich di Inggris. Jadi, garis bujur yang berada di sebelah barat Greenwich disebut Bujur Barat dan garis yang berada disebelah timur disebut Bujur Timur. Jarak kedua garis bujur itu dari Greenwich hingga pada batas 180º (seratus delapan puluh derajat). Pada jarak itu, Bujur Barat dan Bujur Timur kembali bertemu. Garis bujur inilah yang pada perkembangannya dijadikan sebagai patokan dalam menentukan waktu di berbagai belahan dunia.

Garis Lintang : Garis lintang itu adalah garis maya yang melingkari bumi ditarik dari arah barat hingga ke timur atau sebaliknya , sejajar dengan equator (garis khatulistiwa). Garis lintang terus melingkari bumi, dari equator hingga ke bagian kutub utara dan kutub selatan bumi. Menurut penamaannya, kelompok garis yang berada di sebelah selatan equator disebut Lintang Selatan (S). Sedangkan kelompok garis yang berada di sebelah utara equator disebut Lintang Utara (U).
Garis Lintang menandakan perbedaan zona iklim di bumi. Daerah diantara garis Khatulistiwa yang diapit oleh garis CANCER dan garis CAPRICORN (antara 23,27 o LU – 23,27 o LS) disebut daerah tropis, karena di sanalah sepanjang waktu matahari bersinar pada siang hari, di daerah ini hanya dikenal 2 musim yaitu musim panas dan penghujan. Sementara daerah antara 23,27o LU dan 66,33oLU serta antara 23,27oLS dan 66,33oLS disebut daerah sub-tropis, di daerah ini dapat terjadi 4 musim yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Sementara di daerah dekat Kutub utara dan selatan (90oLU dan 90oLS) dapat terjadi masa dimana dalam satu hari tidak muncul matahari, atau sebaliknya dalam satu hari matahari selalu bersinar (dikenal dengan istilah matahari tengah malam).
Letak Geografis :  Letak geografis adalah letak suatu daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi.

Letak Geografis Indonesia : Indonesia  terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang memengaruhi perekonomian Indonesia.
a.      Hubungan Letak Geografis Indonesia dengan Perubahan Musim
·         Peredaran Matahari Tahunan :
Gerakan semu matahari dari garis khatulistiwa ke 23 ½ derajat LU lalu ke 23 ½ derajat LS, lalu kembali ke garis khatulistiwa lagi. Hal ini disebabkan oleh revolusi bumi.

·         Angin Muson :
Angin yang bertiup setiap 6 bulan sekali dan selalu berganti arah yang terjadi karena perbedaan tekanan udara. Angin Muson ada 2 :

1)      Angin Muson Barat :
Angin yang bertiup pada periode Bulan Oktober - April . Angin ini bertiup saat matahari berada di belahan bumi selatan, yang menyebabkan benua Australia musim panas, sehingga bertekanan minimum dan benua Asia lebih dingin, sehingga tekanannya maksimum. Pada periode ini, Indonesia akan mengalami musim hujan akibat adanya massa uap air yang dibawa oleh angin ini, saat melalui lautan luas.

2)      Angin Muson Timur :
Angin yang bertiup pada periode Bulan April - Oktober. Angin ini bertiup saat matahari berada di belahan bumi utara, sehingga menyebabkan benua Australia musim dingin, sehingga bertekanan maksimum dan Benua asia lebih panas, sehingga tekananya minimum. Pada periode ini, Indonesia akan mengalami musim kemarau akibat angin tersebut melalui gurun pasir di bagian utara Australia yang kering dan hanya melalui lautan sempit.

Keuntungan letak geografis Indonesia :
1.      Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat Indonesia bisa menjalin hubungan baik dengan negara – negara di kedua benua itu. Posisi tersebut selain juga berada di antara dua samudra membuat Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional dan dapat menjadi tempat transit jalur perdagangan dunia. Hal itu membuat Indonesia dapat membuat hubungan baik dengan negara lain.
2.      Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya, karena terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga akan timbul banyak bentukan alam seperti danau, gunung api, pantai, dll. Hal itu dapat memajukan pariwisata Indonesia.
3.      Laut yang luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti ikan, kerang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Hal itu dapat menambah pendapatan negara.
4.     Letaknya yang berada dikawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan, berbagai jenis tanaman, dan berbagai jenis hewan.
5.      Tanah Indonesia yang subur membuat Indonesia menghasilkan banyak hasil pertanian.

Letak Geologis Indonesia : Letak geologis adalah letak suatu wilayah dilihat dari jenis batuan yang ada di permukaan bumi. Secara geologis wilayah Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur dan terletak di 3 daerah dangkalan, yaitu Dangkalan Sunda, Dangkalan Sahul, dan Laut Pertengahan Australia Asiatis. Adanya dua jalur pegunungan tersebut menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadinya gempa bumi. 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Diberdayakan oleh Blogger.